Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Berpeluang Menguat ke Rp17.650 per Dolar AS

Senin, 25 Mei 2026 | 10:40:59 WIB
ilustrasi Rupiah dan Dolar AS, Sumber: investor.

JAKARTA - Pergerakan mata uang garuda di pasar luar negeri berjalan dalam rentang yang terbatas pada awal pekan terakhir Mei, setelah sempat menghadapi tekanan pada penutupan pekan lalu.

Pada Senin pagi pukul 08:03 WIB, nilai tukar rupiah offshore bergerak menguat sebesar 0,11 persen menuju level Rp17.724 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya pada Jumat yang berada di level Rp17.743 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat terhadap enam mata uang utama terpantau turun tipis 0,23 persen walaupun masih tertahan di level 99, sedangkan harga minyak mentah Brent melandai ke angka US$98,66 per barel pada pukul 07:11 WIB.

Penurunan harga minyak mentah dunia tersebut dipicu oleh perkembangan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dilaporkan kian mendekati titik temu.

Kedua negara tersebut saat ini tengah merumuskan redaksi kalimat yang tepat untuk beberapa poin krusial, yang diperkirakan memerlukan waktu beberapa hari ke depan demi meraih persetujuan final.

Pihak berwenang Amerika Serikat menyatakan belum ada dokumen resmi yang siap ditandatangani, namun media lokal di Iran justru menyebut draf kesepakatan itu masih rawan batal akibat hambatan pada klausul pencairan aset Teheran.

Terlepas dari dinamika tersebut, kabar ini memberikan angin segar bagi mata uang di kawasan Asia, di mana dolar Singapura, yen Jepang, ringgit Malaysia, yuan offshore, serta dolar Hong Kong kompak bergerak di zona hijau.

Namun, di tengah penguatan mata uang regional, pergerakan uang domestik hari ini masih dibayangi oleh tekanan sentimen domestik terkait isu fiskal serta rilis data neraca pembayaran Indonesia.

Kondisi stabilitas eksternal nasional saat ini tampak kian bertumpu pada transaksi modal dan finansial, sementara investasi langsung atau foreign direct investment mencatatkan perlambatan menjadi U $2 miliar dari kuartal sebelumnya US$3,2 miliar. 

Secara teknikal, mata uang garuda tetap memiliki peluang untuk mengalami penguatan terbatas karena terdorong oleh tren positif mata uang regional, khususnya yuan China.

Rupiah berpeluang menuju level resistance terdekat pada posisi: Rp17.650/US$

Target resistance selanjutnya berada di kisaran: Rp17.600/US$

Level Rp17.500/US$ menjadi titik acuan paling optimistis bagi pergerakan mata uang domestik dalam kurun waktu sepekan ke depan.

Apabila nilai tukar justru berbalik menembus level support terkuatnya di Rp17.720/US$, maka pergerakan akan mengonfirmasi support berikutnya di Rp17.770/US$ dengan support psikologis pada level Rp17.800/US$.

Terkini