JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi perdagangan sebelumnya hingga Jumat (22/5/2026) dengan pergerakan yang melemah di zona merah. Posisi indeks tercatat mengalami penurunan hingga 8,35 persen dan mendarat pada level 6.162.
Aktivitas pasar saham pada pekan lalu diakhiri dengan posisi indeks yang bergerak mendekati titik paling rendah di angka 5.966.
Sebaliknya, level tertinggi sempat dicapai sesaat pada angka 6.635 ketika pasar baru dibuka pada perdagangan Senin pagi.
Penurunan IHSG ini disebabkan oleh pergerakan saham di sektor transportasi, barang baku, serta energi yang memicu tekanan pasar.
Tiga sektor tersebut masing-masing mengalami kemerosotan sebesar 19,18 persen, 16,31 persen, dan 13,68 persen dalam kurun waktu satu minggu perdagangan.
Sepanjang masa perdagangan, volume transaksi saham didominasi oleh aksi jual hingga mencapai 195,29 miliar lembar saham.
Rangkaian transaksi ini membukukan nilai akumulasi total Rp108,93 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 11,96 juta kali.
Meskipun laju IHSG saat ini sedang tertekan di zona merah, peluang investasi pada sejumlah saham pilihan yang potensial dinilai masih cukup menarik.
Kesempatan ini terbuka bagi kelompok saham yang berada dalam kondisi tren naik serta bullish untuk perdagangan hari Senin (25/5/2026).
Di bawah ini merupakan daftar lengkap saham pilihan untuk hari ini yang dihimpun dari pergerakan instrumen beberapa perusahaan:
BRI Danareksa Sekuritas:
CPIN
HRTA
ESSA
BNI Sekuritas:
BBNI
TLKM
JPFA
SUPA
EMTK
SCMA
Philip Sekuritas:
MBSS
PKPK
Phintraco Sekuritas:
UNVR
BBRI
ESSA
WIFI
MBMA
ADRO
MNC Sekuritas:
ASII
HRUM
ISAT
PSAB
CGS International Sekuritas:
EXCL
MYOR
HRTA
CPIN
MAPI
TINS
Panin Sekuritas:
IMPC
NCKL
PTRO
Mirae Asset Sekuritas:
AKRA
BBTN
INCO