Menkeu Purbaya Optimis Jaga Defisit APBN Terkendali di Bawah 3 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 | 11:01:21 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa penurunan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dari 0,93 persen menjadi 0,64 persen pada April terjadi seiring dengan optimalnya mesin penerimaan negara.

Hal tersebut dapat terjadi karena kinerja sektor pajak serta bea cukai yang mengalami perbaikan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

"Kinerja pajak dan bea cukai membaik secara signifikan. Belanja saya tarik semuanya supaya merata di awal tahun dipercepat sementara bea cukai dan pajaknya baru mulai ngumpulin, belum maksimal. Tapi ketika April udah mulai jalan semua defisit yang tadi tinggi karena saya belanja cepat sekarang tertekan lagi ke 0,6 persen," jelas Purbaya.

Ia merinci bahwa pertumbuhan pajak pada dua bulan pertama sempat melesat hingga angka 30 persen.

Meskipun saat ini turun di angka 16 persen, ia memproyeksikan tren penerimaan negara akan kembali merangkak naik dan stabil di level 20 persen hingga akhir tahun.

Pihaknya juga menepis analisis dari para pengamat media sosial yang memproyeksikan defisit dengan cara dikalikan secara linear.

Pengelolaan dana negara ini dinilai sangat dinamis dan dipengaruhi oleh siklus fluktuasi tertentu.

Pemerintah melakukan kalkulasi anggaran dengan prinsip kehati-hatian. Evaluasi terhadap postur belanja pemerintah akan dijadwalkan pada Juli 2026 untuk menakar proyeksi pergerakan angka defisit hingga penghujung tahun.

"Jadi kami harus hitung dengan hati-hati, nanti Juli saya evaluasi semua belanja pemerintah seperti apa dan akan kami lihat sampai akhir tahun defisitnya seperti apa, tapi yang jelas akan kami maintain defisit terkendali di bawah tiga persen," ungkap Purbaya.

Terkini