Program BRI KPR Solusi Tawarkan Bunga Rendah Mulai 2,5 Persen

Rabu, 03 Juni 2026 | 11:16:45 WIB
Ilustrasi KPR, Sumber: (NET).

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali meluncurkan inovasi terbaru bagi masyarakat yang mendambakan rumah tinggal melalui program KPR Solusi. Produk ini menyediakan suku bunga yang amat kompetitif, yakni mulai dari 2,5 persen, dengan masa berlaku sampai 30 Juni 2026.

Kesempatan berharga ini tidak cuma terbatas pada perolehan properti baru, melainkan juga menyangkut aset dari hasil lelang maupun nonlelang.

Bank ini berupaya mempermudah keterjangkauan pembiayaan properti bagi beraneka kalangan masyarakat lewat langkah strategis tersebut.

Program KPR Solusi ini disiapkan untuk membantu pendanaan berbagai tipe properti demi memenuhi keperluan hunian ataupun investasi.

Masyarakat bisa memakai fasilitas tersebut untuk membeli rumah tinggal, apartemen, ruko, sampai rukan.

Di samping itu, program tersebut pun berlaku bagi pembelian aset agunan yang berstatus hasil lelang bank.

Lewat pilihan yang luas, para calon nasabah memperoleh fleksibilitas yang lebih tinggi untuk menetapkan aset yang sesuai dengan anggaran mereka.

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menerangkan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam memperluas jangkauan pembiayaan.

Targetnya ialah memacu masyarakat supaya lebih gampang mempunyai tempat tinggal dengan biaya yang jauh lebih murah.

Aris memastikan komitmen bank untuk terus menyajikan jalan keluar pembiayaan yang adaptif serta kompetitif di tengah kondisi pasar saat ini.

Ia menganggap kepemilikan properti tetap menjadi prioritas utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Melalui program ini, bank ingin memberi kemudahan akses dengan proses yang transparan serta dapat dipercaya oleh nasabah.

Selain suku bunga yang rendah, bank juga menyediakan opsi tenor yang amat fleksibel bagi para pemohon.

Perkara ini diharapkan dapat menghadirkan rasa tenang bagi nasabah dalam menyusun rencana keuangan jangka panjang.

Penawaran bunga yang memikat menjadi daya tarik utama yang ditonjolkan dalam promosi kali ini.

Program suku bunga promo tersebut secara khusus diarahkan bagi segmen tertentu yang memiliki ikatan kerja sama dengan bank.

Segmen itu meliputi Layanan Nasabah Prima (LNP), pegawai perusahaan payroll mitra, serta lingkungan BRI Group.

Berikut adalah detail pilihan suku bunga promo yang ditawarkan dalam program tersebut:

Bunga tetap (fixed) sebesar 2,5 persen untuk jangka waktu satu tahun dengan syarat minimum tenor kredit selama tiga tahun.

Bunga tetap (fixed) sebesar 3,45% untuk jangka waktu tiga tahun bagi nasabah dengan minimum tenor kredit 10 tahun.

Bunga tetap (fixed) sebesar 3,55% untuk jangka waktu lima tahun dengan ketentuan minimum tenor kredit selama 15 tahun.

Sesudah masa bunga fixed berakhir, nilai bunga bakal menyesuaikan dengan ketentuan suku bunga yang berlaku di pasar atau counter rate.

Sistem ini membolehkan nasabah untuk merasakan cicilan murah pada tahun-tahun awal masa kredit.

Bank juga memperkenalkan skema bunga berjenjang yang mempunyai durasi tenor sampai mencapai 20 tahun. Skema itu dibuat khusus demi memberi kepastian jumlah cicilan sejak awal masa pinjaman.

Berkat adanya kepastian cicilan tersebut, nasabah dapat mengatur arus kas (cash flow) rumah tangga secara lebih teratur.

Langkah ini sangat membantu dalam menekan risiko finansial akibat pergeseran bunga yang tidak terprediksi di masa depan.

Selain keunggulan pada sektor bunga, bank memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melacak properti idaman secara daring.

Informasi tentang daftar aset lelang yang tersedia bisa dikunjungi langsung lewat situs resmi infolelang.bri.co.id.

Proses pengajuan kredit pun sudah dibuat simpel supaya lebih efisien serta tidak menghabiskan banyak waktu nasabah.

Layanan tersebut terbuka untuk karyawan ataupun masyarakat umum yang ingin menggunakan skema pembiayaan perbankan.

Mengenai biaya administrasi dan ketentuan lainnya, pihak bank menetapkan rincian sebagai berikut:

Provisi Kredit: Mulai dari 0,5% dari total plafon kredit

Biaya Administrasi: Mulai dari Rp500.000 atau 0,1% dari plafon

Penalti Pelunasan Sebagian: Ditetapkan sebesar 2,5% dari sisa pokok

Penalti Pelunasan Penuh: Ditetapkan sebesar 5% dari sisa pokok

Terkait regulasi uang muka atau Down Payment (DP), bank mengikuti aturan pembiayaan properti yang tengah berlaku dari otoritas terkait.

Nasabah dianjurkan untuk berkonsultasi dengan petugas bank mengenai detail teknis sebelum mengajukan permohonan.

Aris Hartanto mengungkapkan rasa optimisnya bahwa program ini bakal menjadi penggerak transaksi pada sektor properti nasional.

Ia percaya ketertarikan masyarakat bakal meningkat seiring tersedianya pilihan pembiayaan yang lebih ringan.

Diharapkan program ini dapat memberi efek positif bagi pemulihan ekonomi lewat pertumbuhan industri real estat.

Penawaran tersebut menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat yang ingin segera mewujudkan rencana membeli rumah tahun ini.

Terkini