Suku Bunga Deposito 3 Bank BUMN Besar pada Awal Juni 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21:03 WIB
Ilustrasi Suku Bunga, Sumber: deposito.co.id.

JAKARTA - Memasuki awal Juni 2026 setelah libur panjang, deposito perbankan tetap menjadi instrumen investasi andalan bagi masyarakat yang mengutamakan keamanan serta kepastian imbal hasil.

Berdasarkan pemantauan terbaru lewat situs resmi masing-masing bank hingga Selasa 2 Juni 2026, bank-bank Badan Usaha Milik Negara seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Mandiri masih mempertahankan tingkat suku bunga deposito tanpa perubahan.

Penawaran ini hanya sedikit berubah usai keputusan Bank Indonesia pada Rabu 20 Mei 2026 yang menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate ke level 5,25 persen.

Hal ini memperketat likuiditas perbankan akibat pelemahan Rupiah yang dipicu kenaikan harga minyak global pasca perang Iran-AS.

Instrumen ini tergolong aman dari gejolak pasar karena dana nasabah dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan dengan tingkat bunga penjaminan di level 3,50 persen.

Bank Rakyat Indonesia menyediakan pembukaan deposito dengan setoran awal mulai Rp 1 juta lewat layanan internet banking, dan Rp 10 juta jika nasabah datang langsung ke unit kerja fisik.

Hingga Mei 2026, bank tersebut menawarkan imbal hasil menarik untuk jangka pendek. Suku bunga tenor 1 bulan berkisar antara 3,25 persen dan 3,35 persen, bergantung nominal simpanan.

Suku bunga tertinggi berada pada tenor 3 bulan yang mencapai 3,50 persen secara merata. Sementara untuk jangka menengah hingga panjang yaitu 6, 12, 24, sampai 36 bulan, suku bunga konstan pada level 3,00 persen.

Bagi masyarakat yang ingin menempatkan dana di Bank Negara Indonesia, syarat modal minimal cukup terjangkau mulai dari Rp 5 juta.

Kebijakan suku bunga deposito di bank ini pada Mei 2026 menunjukkan persentase seragam untuk seluruh nominal simpanan.

Suku bunga dasar ditetapkan 2,25 persen untuk tenor 1 bulan.

Angka tersebut naik menjadi 2,50 persen untuk tenor 3 bulan. Imbal hasil maksimal ditawarkan untuk jangka waktu 6 bulan yang mencapai 2,75 persen.

Sementara itu, jika nasabah memilih tenor 12 dan 24 bulan, tingkat suku bunga kembali stabil di angka 2,50 persen.

Bank Mandiri juga memberikan kemudahan pembukaan rekening deposito bagi nasabah. Penempatan dana dimulai dari nominal Rp 1.000.000 melalui aplikasi Livin' by Mandiri, atau Rp 10 juta untuk penyetoran langsung di kantor cabang.

Berdasarkan pantauan di penghujung bulan ini, pihak bank menetapkan suku bunga sebesar 2,25 persen untuk tenor jangka pendek yaitu 1 dan 3 bulan.

Bagi nasabah yang memilih jangka waktu lebih panjang seperti tenor 6, 12, dan 24 bulan, bank ini menawarkan imbal hasil tetap di level 2,50 persen secara merata untuk semua nominal simpanan.

Stabilitas suku bunga deposito jajaran bank Himbara ini dinilai mampu memperkuat daya tarik perbankan domestik dalam menghadapi ketidakpastian global.

Dengan mengutamakan keamanan melalui perlindungan lembaga penjamin serta imbal hasil yang terukur sejak awal, deposito bank BUMN tetap diandalkan sebagai pelindung aset.

Para analis memperkirakan perbankan akan terus menyesuaikan strategi suku bunga dengan mencermati inflasi dan likuiditas pasar di kuartal kedua tahun 2026, sehingga nasabah memiliki opsi keuangan yang aman.

Terkini