JAKARTA - Pergerakan aktivitas di Bursa Efek Indonesia mencatat sebanyak 9 emiten resmi memasuki tahapan cum dividen untuk perdagangan di pasar reguler maupun pasar negosiasi pada Senin, 8 Juni 2026.
Para penanam modal yang membidik hak atas pembagian keuntungan berkala ini perlu memperhatikan seluruh rangkaian jadwal krusial secara saksama.
Proses tersebut meliputi periode cum dividen, ex dividen, batas waktu pencatatan investor, hingga jadwal distribusi dana tunai.
Berdasarkan data dari masing-masing perseroan, tercatat ada 9 perusahaan yang menggulirkan tenggat cum dividen pada hari ini.
Besaran nilai imbal hasil yang ditawarkan cukup variatif, dimulai dari Rp2 hingga menyentuh Rp465 untuk setiap lembar sahamnya.
Berikut adalah rincian lengkap data emiten beserta nominal dividen yang dijadwalkan cair:
AXIO: Rp4 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 2 Juli 2026)
BUAH: Rp12,5 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 26 Juni 2026)
CTBN: Rp465 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 2 Juli 2026)
KOCI: Rp2 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 2 Juli 2026)
META: Rp2,62 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 2 Juli 2026)
MPMX: Rp170 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 25 Juni 2026)
MTLA: Rp9,7 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 2 Juli 2026)
VICI: Rp5 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 2 Juli 2026)
XSPI: Rp6,895 per saham (Cum: 8 Juni 2026, Ex: 9 Juni 2026, Recording: 10 Juni 2026, Bayar: 15 Juni 2026)
Dari jajaran seluruh perusahaan tersebut, PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) memimpin di posisi teratas sebagai emiten dengan pembagian keuntungan paling besar, yakni senilai Rp465 per saham.
Posisi berikutnya ditempati oleh PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) yang siap mendistribusikan keuntungan tunai sebesar Rp170 per lembar saham.
Sementara itu, kelompok emiten lainnya menawarkan pembagian dana di kisaran Rp2 sampai Rp12,5 per saham.
Bagi para pelaku pasar modal yang ingin mendapatkan hak laba bersih ini, kepemilikan atas aset saham tersebut diwajibkan paling lambat tersimpan hingga masa cum dividen berakhir di pasar reguler atau negosiasi.
Selain itu, nama investor juga harus tercatat secara resmi di dalam Daftar Pemegang Saham pada batas waktu tanggal penutupan buku yaitu 10 Juni 2026.
Alokasi dana keuntungan ini nantinya akan ditransfer secara bertahap mulai dari 15 Juni 2026 hingga 2 Juli 2026, selaras dengan kebijakan lini masa masing-masing korporasi.