Analisis IHSG Hari Ini dan Rekomendasi Saham untuk Trading Pekan Ini

Senin, 29 Juni 2026 | 13:41:47 WIB
Ilustrasi Trading , Sumber: gowork.

JAKARTA - Pasar saham global mengalami pergerakan variatif dengan mayoritas indeks utama ditutup melemah. Bursa Wall Street mencatatkan penurunan pada indeks Nasdaq Composite sebesar 0,24 persen, S&P 500 sebesar 0,05 persen, dan Dow Jones Industrial Average sebesar 0,09 persen.

Kondisi tersebut didorong oleh pelemahan saham sektor chip dan tingginya volatilitas saham berbasis AI seiring adanya laporan penundaan IPO OpenAI. Saham Micron Technology merosot lebih dari 6 persen, Advanced Micro Devices turun sekitar 2 persen, dan Intel berkurang lebih dari 3 persen.

Sektor teknologi di S&P 500 juga melemah sekitar 1 persen, namun sektor kesehatan justru menguat signifikan dengan lonjakan saham Eli Lilly sebesar 7 persen, Johnson dan Johnson hampir 4 persen, serta AbbVie di atas 4 persen. Sektor konsumer, keuangan, dan utilitas ikut bergerak positif di tengah membaiknya data kepercayaan konsumen Amerika Serikat.

Pasar masih mencermati pandangan Presiden The Fed Minneapolis mengenai potensi kenaikan suku bunga untuk meredam inflasi akibat konflik Timur Tengah. Sementara itu di Asia, bursa saham mayoritas tertekan akibat aksi ambil untung pada saham chip big-cap.

Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 4,15 persen, Topix turun 1,32 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 1,76 persen, Taiex Taiwan merosot 3,64 persen, dan Kospi Korea Selatan terpangkas 5,81 persen. Sebaliknya, ASX 200 Australia naik 0,18 persen dan FTSE Malaysia menguat 0,24 persen karena volatilitas sektor teknologi.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ikut melemah 1,72 persen pada penutupan pekan lalu disertai aksi jual bersih investor asing mencapai Rp302 Miliar. Instrumen saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing meliputi BMRI, EMAS, ASII, BRPT, dan TLKM.

Pergerakan indeks domestik hari ini diperkirakan bergerak sideways pada kisaran area 5850-6000. Tingkat Support indeks berada di rentang 5750-5850, sedangkan tingkat Resist berada di rentang 6000-6100.

Berikut adalah sejumlah pilihan saham untuk aktivitas trading hari ini beserta rincian areanya:

HRTA Buy on Weakness dengan area beli di 1700-1740, cutloss di bawah 1690. Target dekat di 1820-1900.

BUMI Spec Buy dengan area beli di 140-141, cutloss di bawah 136. Target dekat di 145-150.

BIPI Buy on Weakness dengan area beli di 120-126, cutloss di bawah 115. Target dekat di 130-140.

BNBR Spec Buy dengan area beli di 90-93, cutloss di bawah 86. Target dekat di 100-106.

INDY Buy on Weakness dengan area beli di 1800-1845, cutloss di bawah 1790. Target dekat di 1885-1940.

SCMA Spec Buy dengan area beli di 202-206, cutloss di bawah 200. Target dekat di 210-218.

Terkini