Pemerintah Optimalkan Potensi Ekonomi lewat Kebijakan Fiskal Disiplin

Senin, 06 Juli 2026 | 12:19:31 WIB
Ilustrasi Kebijakan Fiskal, Sumber: traveloka.

SEMARANG - Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan seluruh potensi strategis Indonesia, termasuk letak geografis yang menguntungkan dan kekayaan sumber daya alam, melalui penerapan kebijakan fiskal yang disiplin. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga dengan baik.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN menjadi instrumen investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia unggul menjelang Indonesia Emas 2045. Melalui anggaran tersebut, daya saing bangsa diperkuat lewat peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan talenta nasional.

“Pengelolaan APBN dilaksanakan berdasarkan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk mewujudkan kemakmuran rakyat melalui kebijakan fiskal yang sehat dan berkelanjutan, hingga bonus demografi sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Menkeu.

Pemerintah memasang target agar Indonesia masuk dalam jajaran lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada 2045. Target besar ini memerlukan dukungan SDM produktif serta adaptif terhadap teknologi, sehingga pengembangan talenta dirancang secara menyeluruh demi mendongkrak daya saing nasional.

Komitmen ini dibuktikan lewat alokasi anggaran pendidikan di APBN 2026 sebesar Rp769,1 triliun untuk perluasan akses pendidikan, revitalisasi sekolah, Program Makan Bergizi Gratis, dan beasiswa LPDP. Prioritas beasiswa kini diarahkan pada sektor strategis yang mendukung transformasi ekonomi.

“Pembangunan ekonomi Indonesia memerlukan ekosistem industri yang menjadikan talenta sebagai inti pembangunan. Karena itu, investasi pada pendidikan and pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama APBN,” tegas Menkeu.

Meskipun ketidakpastian global masih membayangi, indikator fundamental ekonomi domestik seperti pertumbuhan, inflasi, dan rasio utang tetap berada di posisi aman. APBN akan terus berfungsi sebagai penahan gejolak untuk menjaga daya beli masyarakat secara berkelanjutan.

Terkini