Warga Diminta Tak Khawatir Saat Petugas Samsat Datangi Rumah

Kamis, 09 Juli 2026 | 15:53:23 WIB
Ilustrasi STNK, Sumber: kompas.

JAKARTA - Petugas dari Samsat membawa surat pemberitahuan mengenai kendaraan bermotor untuk mendatangi pemilik yang belum melunasi kewajiban pajak mereka. Terkait hal tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak merasa khawatir atau cemas.

Petugas penelusuran Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) dikerahkan demi memastikan keakuratan data kendaraan. Selain itu, mereka bertugas mengedukasi pemilik mengenai kewajiban registrasi ulang maupun perpanjangan STNK.

"Kedatangan petugas penelusuran KTMDU bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan sebagai bagian dari upaya memperbarui data kendaraan dan meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Kategori KTMDU sendiri disematkan pada kendaraan bermotor yang masa berlakunya telah habis tetapi belum diregistrasi ulang atau dibayar pajaknya. Unit yang masuk kelompok ini bakal ditelusuri petugas guna mencocokkan informasi riil kendaraan dan kepemilikannya.

"Petugas penelusuran KTMDU memiliki tugas melakukan pendataan dan verifikasi terhadap kendaraan yang belum melakukan registrasi ulang atau belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor," kata petugas.

Kegiatan lapangan tersebut dilangsungkan demi menjamin kevalidan info identitas kendaraan dan pemiliknya. Langkah pemutakhiran ini krusial untuk memperbarui basis data yang tersimpan di Samsat.

Bukan sekadar melakukan pencocokan data, personel yang datang ke rumah juga memberikan pemahaman hukum kepada warga. Mereka mengedukasi tentang esensi penting kepatuhan registrasi ulang kendaraan.

"Petugas memberikan penjelasan mengenai registrasi ulang kendaraan, mengedukasi pemilik kendaraan tentang pentingnya membayar pajak tepat waktu, serta memastikan data kepemilikan kendaraan tetap akurat," sebut petugas.

Warga diharapkan menyambut baik dan tidak perlu takut ketika dikunjungi oleh tim penelusuran tunggakan pajak ini.

"Sebaliknya, masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang benar agar data kendaraan tetap valid dan administrasi kendaraan bermotor berjalan tertib," pungkas petugas.

Terkini