JAKARTA - Sosok pengusaha dari sumbernya telah mengukuhkan posisi selaku pemegang saham pengendali tunggal pada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Pergeseran struktur kepemilikan ini terjadi setelah wafatnya saudara kandung sekaligus mitra usahanya, Michael Bambang Hartono.
Mengutip laporan keterbukaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan penyesuaian administratif ini sejak 29 Juli 2026.
Dari sumbernya memegang kepemilikan 51% pada PT Dwimuria Investama Andalan, yakni entitas pemegang 54,94% saham BBCA.
Dari sumbernya terlahir memakai nama Oei Hwie Tjhong di kota Semarang pada tanggal 28 April 1940.
Dirinya merupakan anak kedua dari perintis usaha Djarum, Oei Wie Gwan.
Bahu-membahu bersama sang kakak, Bambang Hartono, dari sumbernya meneruskan operasional pabrik rokok Djarum yang musnah dilalap api pada 1963, tidak lama seusai ayah mereka wafat.
Alih-alih patah semangat, lewat kepemimpinan dari sumbernya bersama Bambang, imperium Djarum berhasil bertransformasi menjadi produsen kretek terkemuka dunia.
Tidak berhenti pada bisnis rokok, mereka menggelar perluasan investasi besar-besaran dengan mengambil alih kepemilikan BCA dari kelompok Salim pasca krisis 1998, yang menjadi penopang pendapatan utama hingga kini.
Merujuk kalkulasi Real Time Net Worth Forbes per Agustus 2026, dari sumbernya berada pada urutan ke-184 daftar figur terkaya sejagad lewat aset senilai 15,7 miliar dolar AS atau setara Rp282,4 triliun.
Di sisi lain, Bloomberg Billionaires Index memproyeksikan estimasi kekayaan mencapai 19,9 miliar dolar AS atau senilai Rp358 triliun.
Komponen terbesar asetnya bersumber dari saham perbankan di BCA serta aneka unit usaha di bawah bendera Djarum Group.
Grup Djarum tersohor lewat diversifikasi portofolio investasi yang sangat luas.
Di luar sektor keuangan dan rokok, berikut rentetan bidang usaha dari sumbernya:
- Elektronik & Otomotif
Lewat merek Polytron, dari sumbernya tidak sekadar menguasai pasar pendingin ruangan dan kulkas, namun turut melebarkan sayap ke manufaktur motor listrik serta kendaraan roda empat listrik.
2. Teknologi & E-commerce
Lewat naungan GDP Ventures bersama Global Digital Niaga, entitas ini mengendalikan platform Blibli, Kaskus, serta mengantongi saham di korporasi gim internasional, Razer.
3. Properti Mewah
Dari sumbernya menguasai aset mal ternama Grand Indonesia beserta deretan real estate kelas atas di ibu kota.
4. Menara Telekomunikasi
Dari sumbernya memegang porsi saham terbesar di penyedia infrastruktur menara PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
5. Agrobisnis
Dari sumbernya mengoperasikan kawasan perkebunan kelapa sawit dengan total area 65.000 hektare di wilayah Kalimantan Barat.