IHSG Hari Ini Rentan Melemah ke Kisaran 6.644 hingga 6.711

IHSG Hari Ini Rentan Melemah ke Kisaran 6.644 hingga 6.711
Ilustrasi Pergerakan IHSG, Sumber: market.bisnis.

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan rawan mengalami koreksi pada pembukaan perdagangan di awal minggu ini. Indeks saham dalam negeri diperkirakan bergerak menurun menuju kisaran 6.644 hingga 6.711.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, pasar saham domestik melemah sebesar 4,75 persen ke posisi 6.723 karena tingginya tekanan jual.

Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, akumulasi performa IHSG tercatat jatuh sebesar 3,53 persen yang disertai dengan penurunan volume perdagangan.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2). “Worst case, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.644-6.711, waspadai area gap yang berada di 6.538-6.585. Adapun area penguatan terdekat IHSG berada di 6.758-6.777,” ujar dia.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.682,6.585 dan level resistance 6.917-7.069.

Berdasarkan prediksi Herditya, fluktuasi indeks saham selama sepekan ke depan masih dihantui oleh potensi penurunan dengan titik support di 6.510 dan resistance di 6.917.

Terdapat sejumlah sentimen domestik maupun global yang bakal memengaruhi arah pasar, termasuk di antaranya adalah agenda rapat dewan gubernur Bank Indonesia.

Mengenai faktor pemicu di pasar modal, tim analis menilai investor sedang memantau secara ketat eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, aksi jual masif serta keluarnya dana asing dari pasar modal dalam negeri turut dipengaruhi oleh momentum rebalancing atau penyesuaian bobot indeks MSCI. Herditya menuturkan, rilis BI rate diperkirakan masih akan cenderung tetap di 4,75%

“Investor masih akan mencermati akan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat,” kata dia.

Di sisi lain, tim riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan bahwa pergerakan IHSG berpotensi mengalami pelemahan dalam rentang yang terbatas. Indeks saham diproyeksikan bakal melaju pada area support 6.540 serta batas resistance 6.830.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index