BFI Finance Bagikan Dividen Rp 1,03 Triliun, Yield Tembus 4,96 Persen

BFI Finance Bagikan Dividen Rp 1,03 Triliun, Yield Tembus 4,96 Persen
Ilustrasi BFI Finance, Sumber: (NET).

JAKARTA - Peluang besar untuk memperoleh dividen bernilai tinggi kini datang dari PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN). Saat ini harga saham BFIN berada di angka Rp 705, namun nilai dividen yang ditawarkan mencapai Rp 3.500 per lot.

Perusahaan secara resmi mengumumkan pembagian dividen tunai dengan total Rp1,03 triliun untuk tahun buku 2025.

Nilai tersebut setara dengan Rp70 per lembar saham yang diambil dari 65,5 persen laba bersih perusahaan sepanjang 2025 yang menyentuh Rp1,58 triliun.

Para investor perlu memperhatikan bahwa emiten ini sebelumnya telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp35 per saham pada Desember 2025.

Maka dari itu, sisa dividen final yang akan dibagikan saat ini adalah sebesar Rp35 per saham. Nilai ini berarti investor bisa membawa pulang setoran dividen saham BFIN sebesar Rp 3.500 per lot.

Pada penutupan perdagangan terakhir sebelum libur panjang tanggal 26 Mei 2026, harga saham BFIN berada di posisi Rp 705 setelah mengalami penurunan sebesar 2,08 persen atau merosot 15 poin secara harian.

Melalui perhitungan tersebut, dividend yield untuk saham BFIN tercatat berada di kisaran 4,96 persen. Persentase ini memposisikan emiten sebagai salah satu saham yang memiliki yield dividen sangat kompetitif di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Besaran dividend yield ini bahkan mencapai dua kali lipat dari suku bunga deposito rupiah di bank umum yang berada di kisaran 2 persenan saja.

Langkah pembagian dividen ini sudah mengantongi persetujuan resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 20 Mei 2026.

Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen saham BFIN:

Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 2 Juni 2026

Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 3 Juni 2026

Cum dividen pasar tunai: 4 Juni 2026

Ex dividen pasar tunai: 5 Juni 2026

Recording date/DPS: 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB

Pembayaran dividen: 18 Juni 2026

Bagi para pemodal yang tertarik untuk mendapatkan dividen ini, pembelian saham harus dilakukan sebelum tanggal ex dividen agar nama pembeli terdaftar secara resmi dalam Daftar Pemegang Saham (DPS).

Keputusan pembagian keuntungan dalam jumlah besar ini didukung penuh oleh kondisi laporan keuangan perusahaan yang terbukti kuat sepanjang 2025.

Berikut adalah rincian performa keuangan dari BFIN:

Laba bersih 2025: Rp1,58 triliun

Total dividen: Rp1,03 triliun

Laba ditahan: Rp550 miliar

Saldo laba ditahan: Rp9,84 triliun

Total ekuitas: Rp10,65 triliun

Pihak manajemen mengalokasikan sekitar 34,5 persen dari laba bersih atau senilai Rp550 miliar sebagai laba ditahan demi memperkuat ekspansi jaringan usaha serta mendukung operasional perusahaan di masa mendatang.

Tingkat dividend yield yang bergerak mendekati angka 10 persen diproyeksikan menjadi daya pikat utama bagi saham emiten ini di tengah pergerakan pasar saham yang masih dinamis.

Bukan hanya melihat jatah dividen yang besar, para pelaku pasar modal juga memantau secara ketat kemampuan manajemen dalam mempertahankan profitabilitas serta mengelola kualitas pembiayaan di tengah dinamika ekonomi global.

Mengingat batas akhir tanggal cum dividen yang semakin dekat, pergerakan saham BFIN diperkirakan akan menjadi pusat perhatian utama bagi para investor pemburu dividen dalam beberapa hari ke depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index