Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Kenaikan Harga Emas Dunia

Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Kenaikan Harga Emas Dunia
Ilustrasi Emas Dunia, Sumber:(NET).

JAKARTA - Harga emas batangan mengalami kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Jumat (29/5/2026). Tren positif ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran dikabarkan semakin dekat untuk menyepakati perjanjian gencatan senjata.

Nilai komoditas berharga ini melonjak hingga melewati level US$ 4.550. Meskipun demikian, kekhawatiran pasar terkait laju inflasi dan proyeksi suku bunga di AS masih membayangi pergerakan sentimen global.

Pada hari Sabtu (30/5/2026), nilai logam mulia ini terpantau menguat 1,44 persen ke posisi US$ 4.559 per troy ounce.

Pergerakan ini berbanding terbalik dengan kondisi pada hari Kamis (28/5) ketika harga sempat anjlok ke titik terendah dalam dua bulan terakhir di level US$ 4.365,76 per troy ounce.

Berdasarkan laporan yang beredar, kesepakatan antara kedua negara tersebut akan memperpanjang masa gencatan senjata selama 60 hari.

Selain itu, rencana ini juga akan menghapus pembatasan jalur pengiriman logistik di Selat Hormuz.

Kendati demikian, Presiden AS Donald Trump dikabarkan belum memberikan persetujuan resmi atas draf tersebut.

Di sisi lain, media resmi pemerintah Iran juga menyatakan bahwa nota perjanjian tersebut masih belum difinalisasi secara penuh.

"Emas memantul dari level support teknis kunci, sementara optimisme over perpanjangan gencatan senjata mendorong harga minyak dan dolar AS turun; keduanya mendukung harga emas batangan," kata Phillip Streible.

Sementara itu, aktivitas perdagangan logam mulia di India selaku salah satu negara konsumen terbesar di dunia justru dilaporkan sedang lesu.

Para pembeli memilih untuk bersikap pasif akibat lonjakan harga yang tinggi serta beban pajak impor yang besar.

"Toko emas perhiasan melaporkan jumlah pengunjung yang sangat rendah akhir-akhir ini. Konsumen ritel kesulitan memahami tren harga dan lebih memilih untuk tetap berada di luar pasar," kata seorang pedagang emas batangan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index