Rincian Bunga Deposito Terbaru BRI BNI dan Bank Mandiri per Juni 2026

Rincian Bunga Deposito Terbaru BRI BNI dan Bank Mandiri per Juni 2026
Ilustrasi Bunga Deposito, Sumber: kayonews.

JAKARTA - Memasuki awal bulan Juni 2026, tepatnya setelah libur panjang, deposito perbankan tetap menjadi salah satu instrumen investasi andalan bagi masyarakat yang mengutamakan keamanan dan kepastian imbal hasil.

Bank-bank Badan Usaha Milik Negara seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Mandiri terpantau masih mempertahankan tingkat suku bunga deposito mereka tanpa adanya perubahan dari periode beberapa waktu terakhir.

Penawaran ini juga hanya sedikit berubah mengingat adanya keputusan Bank Indonesia yang pada Rabu (20/5/2026) kemarin meningkatkan suku bunga acuannya atau BI-Rate ke level 5,25 persen.

Langkah tersebut memperketat ruang likuiditas perbankan akibat terus melemahnya nilai Rupiah yang dipicu oleh kenaikan harga minyak global pasca perang Iran-AS.

Instrumen ini juga tergolong sangat aman dari fluktuasi pasar dan dana nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan dengan tingkat bunga penjaminan yang saat ini berada di level 3,50 persen.

Bank Rakyat Indonesia menyediakan akses pembukaan deposito dengan setoran awal mulai dari Rp 1 juta melalui layanan perbankan internet, dan Rp 10 juta jika nasabah melakukan pembukaan melalui unit kerja fisik.

Hingga Mei 2026, bank tersebut tercatat menawarkan imbal hasil yang cukup menarik, khususnya untuk penempatan dana jangka pendek.

Untuk tenor 1 bulan, suku bunga yang diberikan berkisar antara 3,25 persen sampai 3,35 persen, bergantung pada nominal simpanan.

Suku bunga tertinggi ditawarkan pada tenor 3 bulan yang mencapai 3,50 persen secara merata.

Selanjutnya, untuk jangka waktu menengah hingga panjang, yakni 6, 12, 24, hingga 36 bulan, suku bunga konstan ditetapkan pada level 3,00 persen.

Bagi masyarakat yang berminat menempatkan dananya di Bank Negara Indonesia, persyaratan modal minimal yang ditetapkan terbilang cukup terjangkau, yakni dimulai dari Rp 5 juta.

Kebijakan suku bunga deposito bank ini pada Mei 2026 menunjukkan tingkat persentase yang seragam untuk seluruh kategori nominal simpanan nasabah.

Suku bunga dasar sebesar 2,25 persen ditetapkan untuk penempatan dana dengan tenor 1 bulan.

Persentase tersebut mengalami kenaikan menjadi 2,50 persen untuk tenor 3 bulan.

Titik imbal hasil maksimal ditawarkan untuk simpanan dengan jangka waktu 6 bulan, yakni mencapai 2,75 persen.

Sementara itu, apabila nasabah memilih tenor 12 dan 24 bulan, tingkat suku bunga yang diberikan kembali stabil di angka 2,50 persen.

Bank Mandiri juga memberikan opsi kemudahan pembukaan rekening deposito bagi para nasabahnya.

Penempatan dana dapat dimulai dengan nominal satu juta rupiah melalui aplikasi Livin' by Mandiri, atau Rp 10 juta bagi nasabah yang melakukan penyetoran langsung di kantor cabang.

Berdasarkan pantauan di penghujung bulan ini, tingkat suku bunga sebesar 2,25 persen tetap ditetapkan untuk simpanan dengan tenor jangka pendek, yaitu 1 dan 3 bulan.

Bagi nasabah yang merencanakan penempatan dana dengan jangka waktu yang lebih panjang, yakni pada tenor 6, 12, dan 24 bulan, ditawarkan imbal hasil tetap di level 2,50 persen yang berlaku secara merata untuk seluruh rentang nominal simpanan.

Stabilitas penawaran suku bunga deposito oleh jajaran bank Himbara ini dinilai mampu memperkuat daya tarik sektor perbankan domestik dalam menghadapi ketidakpastian kondisi global.

Dengan mengedepankan keamanan dana melalui perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan serta tingkat imbal hasil yang sudah terukur sejak awal perjanjian, deposito di bank BUMN tetap dapat diandalkan sebagai instrumen pelindung aset.

Para analis memperkirakan bahwa sektor perbankan akan terus menyesuaikan strategi suku bunga mereka dengan mencermati arah pergerakan inflasi dan likuiditas pasar di kuartal kedua tahun 2026.

Hal ini dilakukan sehingga nasabah tetap memiliki opsi pengelolaan keuangan yang aman untuk kebutuhan jangka pendek hingga menengah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index