BRI Luncurkan KPR Solusi dengan Suku Bunga Rendah Mulai 2,50 Persen

BRI Luncurkan KPR Solusi dengan Suku Bunga Rendah Mulai 2,50 Persen
Ilustrasi KPR, Sumber: (NET).

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memacu penetrasi kredit konsumer melalui peluncuran program “BRI KPR Solusi”. Lewat stimulus ini, emiten bank pelat merah tersebut menawarkan suku bunga kompetitif mulai dari 2,50% serta tenor panjang hingga 20 tahun.

Program strategis ini dirancang khusus untuk memfasilitasi pembiayaan kepemilikan properti, baik untuk aset lelang maupun nonlelang, yang mencakup rumah tinggal, apartemen, rumah toko (ruko), hingga rumah kantor (rukan).

Langkah ini sekaligus menjadi instrumen perseroan dalam mengoptimalisasi likuidasi agunan.

Kehadiran program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk memperluas akses pembiayaan properti yang terjangkau, sekaligus memberikan nilai tambah bagi nasabah di seluruh Indonesia hingga periode 30 Juni 2026.

“BRI terus menghadirkan solusi pembiayaan yang adaptif dan kompetitif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Melalui BRI KPR Solusi, kami ingin memberikan kemudahan akses pembiayaan dengan proses yang terpercaya, pilihan tenor yang fleksibel, serta suku bunga menarik,” ujarnya.

Dalam program ini, bank dengan kode saham BBRI tersebut menyediakan portofolio suku bunga yang variatif.

Bagi segmen Layanan Nasabah Prima (LNP), nasabah payroll perusahaan mitra, serta internal perusahaan, perseroan menawarkan skema fixed dan floating yang cukup agresif.

Opsi tersebut meliputi:

Bunga fixed 2,50% untuk 1 tahun pertama dengan minimum jangka waktu kredit (tenor) 3 tahun

Bunga fixed 3,45% untuk 3 tahun dengan minimum tenor 10 tahun

Bunga fixed 3,55% untuk 5 tahun dengan minimum tenor 15 tahun, sebelum nantinya disesuaikan dengan suku bunga pasar (counter rate) yang berlaku

Guna memitigasi risiko volatilitas cicilan, penyedia layanan juga menyediakan skema bunga berjenjang (step-up interest rate) dengan masa tenor mencapai 20 tahun.

Skema ini memberikan kepastian nilai angsuran di periode awal kredit sehingga membantu nasabah mengelola arus kas (cash flow) secara lebih terukur.

Dari sisi operasional, emiten perbankan pelat merah ini mengintegrasikan layanan pembiayaan dengan platform digital melalui situs resmi untuk mempermudah akses informasi aset agunan lelang secara transparan.

Untuk struktur biaya, ditetapkan biaya provisi mulai dari 0,5% dari total plafon kredit dan biaya administrasi mulai dari Rp500.000 atau setara 0,1% dari plafon. Adapun penentuan uang muka (down payment/DP) tetap merujuk pada regulasi makroprudensial Bank Indonesia yang berlaku.

Sementara itu, untuk ketentuan pelunasan dipercepat sebelum jatuh tempo (prepayment), nasabah akan dikenakan penalti sebesar 2,5% untuk pelunasan sebagian dan sebesar 5% untuk pelunasan seluruh sisa pokok pinjaman.

“BRI optimistis program BRI KPR Solusi dapat menjadi alternatif pembiayaan properti yang menarik bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan sektor properti nasional,” pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index