JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan oleh sejumlah analis memiliki potensi untuk kembali mengalami penurunan pada sesi perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026).
Pada penutupan perdagangan yang berlangsung hari Rabu (3/6/2026) kemarin, pasar saham domestik mencatatkan penurunan sebesar 254,36 poin atau anjlok sekitar 4,11 persen menuju posisi 5.941,07.
Sepanjang perdagangan tersebut, indeks bergerak fluktuatif dengan titik terendah berada di level 5.842 dan capaian tertinggi menyentuh angka 6.213,18.
Nilai transaksi yang dibukukan di pasar reguler secara keseluruhan mencapai Rp25,19 triliun, didukung oleh volume perdagangan yang menyentuh 36,2 miliar lembar saham.
Dalam perdagangan tersebut, tercatat hanya ada 75 saham yang bergerak menguat, sementara 726 saham terpantau mengalami pelemahan, dan sebanyak 158 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan.
Adapun kemerosotan indeks LQ45 didorong oleh penurunan tajam pada deretan saham di bawah ini:
PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) turun 14,91% ke Rp3.310
PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) turun 12,12% ke Rp2.320
PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) turun 11,98% ke Rp294
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) turun 11,82% ke Rp2.610
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) turun 10% ke Rp1.305
Tim riset memproyeksikan posisi pergerakan indeks saat ini masih berada di dalam bagian wave [v] dari wave A dari wave (2). "Cermati area koreksi berikutnya di 5.755-5.814, untuk area penguatan terdekat berada di 5.958-5.984," seperti dikutip dalam riset, Kamis (4/6/2026).
Untuk batas bawah atau level support pasar saham hari ini diperkirakan akan berada pada rentang area 5.899 serta 5.755.
Sementara itu, untuk titik batas atas atau level resistance diproyeksikan akan berada pada posisi 6.111 hingga 6.286.
Berdasarkan situasi teknikal pasar saat ini, para pelaku pasar atau investor dapat mencermati serta mempertimbangkan beberapa opsi pilihan saham berikut:
Buy on weakness:
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI)
PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI)
PT Bumi Resources Tbk. (BUMI)
Trading buy:
PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC)