Nilai Jual Emas Batangan Antam Kembali Merosot pada 11 Juni 2026

Nilai Jual Emas Batangan Antam Kembali Merosot pada 11 Juni 2026
Ilustrasi Emas Antam, Sumber: pusatdata.kontan.

JAKARTA- Nilai jual komoditas emas batangan dari PT Aneka Tambang atau Antam terpantau masih lesu pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026. Nominal transaksinya kembali terkoreksi cukup dalam dari yang sebelumnya berada di angka Rp2.713.000 kini menyusut ke level Rp2.689.000 per gram.

Kemerosotan ini melengkapi tren negatif pergerakan nilai logam mulia Antam yang sudah melemah selama 3 hari berturut-turut semenjak 8 Juni 2026.

Situasi penurunan ini ternyata juga diikuti oleh fluktuasi nilai pembelian kembali atau buyback yang ikut merosot tajam.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun pada pukul 10.14 WIB, nominal buyback untuk produk Antam mengalami kejatuhan sebesar Rp92.000.

Jika pada hari sebelumnya nilai buyback masih bertahan pada angka Rp2.487.000, kini posisinya jatuh ke angka Rp2.395.000 per gram.

Pergeseran nilai perdagangan ini menjadi momentum krusial yang patut dicermati bagi para pelaku pasar sebelum menentukan keputusan untuk bertransaksi. Berikut adalah rincian pergerakan nilai produk Antam serta Pegadaian yang berlaku pada 11 Juni 2026.

Daftar Pergerakan Nilai Emas Antam Hari Ini 11 Juni 2026:

0,5 gram: Rp1.394.500 

1 gram: Rp2.689.000 

2 gram: Rp5.318.000 

3 gram: Rp7.952.000 

5 gram: Rp13.220.000 

10 gram: Rp26.385.000 

25 gram: Rp65.837.000 

50 gram: Rp131.595.000

100 gram: Rp263.112.000 

250 gram: Rp657.515.000 

500 gram: Rp1.314.820.000 

1.000 gram: Rp2.629.600.000

Sebagai informasi tambahan, rincian nominal di atas merupakan angka yang belum digabungkan dengan ketentuan PPh sebesar 0,25%.

Di sisi lain, pergerakan nilai produk Antam yang dipasarkan melalui Pegadaian juga menunjukkan tren pelemahan hari ini, di mana posisinya bergeser dari Rp2.822.000 menjadi Rp2.797.000 per gram.

Pelemahan serupa juga melanda produk varian 1 gram untuk Galeri24 yang turun ke angka Rp2.663.000 serta UBS yang bertengger di nominal Rp2.676.000.

Daftar Nilai Varian Antam di Pegadaian:

0,5 gram: Rp1.451.000 

1 gram: Rp2.797.000 

2 gram: Rp5.531.000 

3 gram: Rp8.271.000 

5 gram: Rp13.749.000 

10 gram: Rp27.441.000 

25 gram: Rp68.471.000 

50 gram: Rp136.859.000

 100 gram: Rp273.637.000

Daftar Nilai Varian Galeri24 di Pegadaian:

0,5 gram: Rp1.397.000 

1 gram: Rp2.663.000 

2 gram: Rp5.263.000 

5 gram: Rp13.059.000 

10 gram: Rp26.049.000 

25 gram: Rp64.771.000 

50 gram: Rp129.440.000 

100 gram: Rp258.751.000 

250 gram: Rp645.289.000

500 gram: Rp1.290.577.000 

1.000 gram: Rp2.581.152.000

Daftar Nilai Varian UBS di Pegadaian:

0,5 gram: Rp1.447.000 

1 gram: Rp2.676.000

2 gram: Rp5.311.000 

5 gram: Rp13.123.000 

10 gram: Rp26.107.000 

25 gram: Rp65.139.000 

50 gram: Rp130.011.000 

100 gram: Rp259.920.000 

250 gram: Rp649.608.000 

500 gram: Rp1.297.690.000

Mencermati perkembangan pergerakan nilai instrumen investasi ini, penting bagi para calon pembeli untuk memahami metode pemilihan serta tata cara penyimpanan logam mulia yang ideal guna menjaga nilai aset secara jangka panjang.

Langkah pertama yang esensial adalah melakukan transaksi pada gerai atau butik resmi yang terjamin keabsahannya. Melalui pemilihan tempat yang valid, masyarakat dapat mengantisipasi risiko peredaran produk replika atau palsu dari oknum yang merugikan.

Tindakan berikutnya adalah melakukan pemeriksaan aspek keaslian produk secara mandiri yang kini dapat diakses secara digital.

Keaslian produk Antam bisa diuji dengan memindai kode QR pada pembungkus lewat sistem CertiCard, sementara untuk jenis UBS dapat diverifikasi melalui pemindaian kode QR di sistem UBS Gold.

Selain itu, kondisi fisik dari pembungkus logam mulia harus dipastikan dalam keadaan yang prima sebelum transaksi diselesaikan.

Jika dijumpai adanya indikasi kerusakan pada segel atau wadah, disarankan untuk segera melaporkannya kepada staf yang bertugas di lokasi pembelian.

Aspek proteksi setelah pembelian juga memegang peranan yang sangat vital dalam mempertahankan kualitas karat dari logam mulia tersebut.

Penyimpanan sebaiknya menghindari area yang memiliki tingkat kelembapan tinggi serta tidak menaruh beban atau benda berat di atas posisi emas.

Terakhir, struktur pembungkus asli dari produk logam mulia sebisa mungkin tidak dirusak atau dibuka secara paksa.

Adanya sistem kode QR yang terintegrasi pada kemasan berfungsi sebagai validasi utama yang jika rusak berpotensi memicu penurunan nilai jual kembali di kemudian hari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index