Nilai Emas Perhiasan 24 Karat Bertahan Rp2,293 Juta per Gram Hari Ini

Nilai Emas Perhiasan 24 Karat Bertahan Rp2,293 Juta per Gram Hari Ini
Ilustrasi Emas Perhiasan, Sumber: waspadaaceh.

JAKARTA - Harga emas perhiasan berkadar 24 karat atau kemurnian 99 persen bertahan di level Rp2.293.000 per gram pada Minggu, 21 Juni 2026. Nilai komoditas premium ini stabil setelah mengalami volatilitas di pasar global dan domestik sepanjang pekan ketiga Juni.

Pergerakan harga emas dalam negeri dipengaruhi langsung oleh nilai tukar rupiah yang berada di Rp17.826,55 per dolar AS. Sementara itu, harga emas global tercatat 4.155,7 dolar AS per ons troi atau setara Rp2.381.771,74 per gram.

Pelaku pasar dan konsumen perhiasan di Indonesia menghadapi variasi harga yang bergantung pada tingkat kemurnian emas. Berdasarkan data terbaru, perbedaan kadar karat menentukan nilai jual riil mulai dari pecahan terendah hingga tertinggi.

Untuk kadar menengah seperti emas 18 karat yang populer sebagai cincin pernikahan, harga berada di Rp1.538.000 per gram. Sedangkan emas perhiasan kadar terendah 5 karat dijual Rp431.000 per gram.

Daftar Harga Emas Perhiasan per Gram Juni 2026:

24K (99%) Rp2.293.000

23K Rp1.967.000

22K Rp1.883.000

21K Rp1.800.000

20K Rp1.712.000

19K Rp1.625.000

18K Rp1.538.000

17K Rp1.451.000

16K Rp1.364.000

15K Rp1.279.000

14K Rp1.193.000

13K Rp1.107.000

12K Rp1.020.000

11K Rp933.000

10K Rp848.000

9K Rp761.000

5K Rp431.000

Stabilisasi harga terjadi setelah pasar komoditas dunia sempat terkoreksi pada penutupan perdagangan akhir pekan. Harga emas internasional turun menjadi 4.151,74 dolar AS per ons troi, menyusut 1,38 persen dari hari sebelumnya.

Dalam satu bulan terakhir, harga emas menyusut 8,52 persen, namun masih 23,23 persen lebih tinggi dibanding periode sama tahun lalu. Posisi saat ini juga masih jauh dari rekor tertinggi Januari 2026 sebesar 5.608,35 dolar AS per ons troi.

Faktor utama fluktuasi harga terkait kebijakan moneter AS. Suku bunga bank sentral berada di 3,75 persen untuk meredam inflasi tahunan 4,20 persen. Sebanyak 9 dari 19 pembuat kebijakan memproyeksikan kenaikan suku bunga pada September dengan probabilitas pasar 70 persen.

Bagi masyarakat, emas tetap menjadi instrumen proteksi nilai. Fluktuasi harian dianggap wajar akibat pergerakan mata uang asing dan dinamika geopolitik global. Secara historis, emas memberikan imbal hasil rata-rata 15 persen per tahun terhadap rupiah dalam 25 tahun terakhir.

Karakteristik ini menjadikan emas perhiasan maupun logam mulia tetap diminati sebagai alat lindung nilai konvensional. Aktivitas perdagangan emas perhiasan di berbagai daerah berjalan normal dengan penyesuaian harga margin toko sesuai dengan ongkos pembuatan model perhiasan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index