Menkeu Dorong Pemda Optimalkan Pendapatan dan Efisiensi Belanja Daerah

Menkeu Dorong Pemda Optimalkan Pendapatan dan Efisiensi Belanja Daerah
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: suarasurabaya.

JAKARTA - Pemerintah meminta pemerintah daerah untuk memaksimalkan pendapatan daerah sekaligus mengefisienkan anggaran belanja agar memberikan dampak nyata pada tahun depan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa peningkatan pendapatan serta perbaikan kualitas belanja daerah bakal memperkokoh kapasitas fiskal di daerah.

Melalui langkah ini, setiap wilayah akan memperoleh ruang fiskal yang lebih luas demi meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat proses pembangunan.

"Penguatan kebijakan fiskal ke daerah difokuskan kepada upaya optimalisasi pendapatan, penguatan belanja yang berkualitas, dan mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif," ujarnya saat rapat kerja bersama Komite IV DPD pada Senin (22/6/2026).

Demi memastikan penguatan kebijakan fiskal daerah berjalan efektif serta berkelanjutan, pemerintah terus memperkokoh tata kelola hubungan keuangan antara pusat dan daerah melalui 5 langkah strategis.

Langkah pertama yaitu melakukan standardisasi proses bisnis transfer ke daerah (TKD). Hal tersebut ditempuh dengan memperbaiki tata kelola TKD, menyusun perencanaan kebutuhan TKD yang berbasis sistem informasi, dan memperkuat interoperabilitas sistem perencanaan serta penganggaran TKD.

Langkah kedua berupa penguatan fiskal daerah melalui beberapa upaya, seperti menyelaraskan kebijakan pajak dan retribusi daerah, meningkatkan mutu SDM serta lembaga perpajakan daerah, hingga menyusun desain transformasi pajak dan retribusi daerah termasuk memodernisasi sistem perpajakannya.

Langkah ketiga adalah membangun sinergi fiskal antara pemerintah pusat dan daerah lewat penyusunan KEM-PPKF regional serta pengembangan sistem informasi untuk menyelaraskan proses perencanaan.

Langkah keempat fokus pada penguatan monitoring dan evaluasi.

Langkah kelima berkaitan dengan pengelolaan risiko fiskal daerah, yang salah satunya dijalankan dengan mengembangkan sistem early warning terhadap potensi risiko fiskal dari daerah.

"Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah," pungkas Purbaya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index