Selain Program MBG, Ini Fokus Anggaran Pendidikan 2026 yang Naik

Selain Program MBG, Ini Fokus Anggaran Pendidikan 2026 yang Naik
Ilustrasi Anggaran, Sumber: sembaridinas.

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus pemerintah untuk terus diperbaiki sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, anggaran pendidikan terus diperkuat dalam APBN 2026 dengan nilai mencapai Rp 769,1 triliun dari pagu APBN 2025 sebesar Rp 724,26 triliun.

"Investasi pada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama APBN," kata Purbaya sebagaimana dilansir dari siaran pers kuliah umum di Universitas Diponegoro.

Alokasi dana tersebut dimanfaatkan untuk memperluas akses, meningkatkan mutu pendidikan, revitalisasi sekolah, menyokong Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta memperkuat beasiswa LPDP. Di samping itu, pemerintah mempertajam kebijakan beasiswa LPDP agar lebih selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Sistem beasiswa yang sebelumnya bersifat umum kini difokuskan pada bidang prioritas seperti STEM dan industri strategis. Bidang tersebut meliputi pangan, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi, kecerdasan artifisial, semikonduktor, hilirisasi, maritim, manufaktur, material maju, serta kewirausahaan.

Purbaya menekankan talenta merupakan inti dari transformasi ekonomi nasional. Pengembangan STEM perlu dipadukan dengan ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi guna meningkatkan produktivitas serta daya saing berkelanjutan.

Pemerintah menargetkan Indonesia masuk lima kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045 dengan PDB sekitar US 5 triliun dan pendapatan perkapita diatas US 15.000. Demi mencapai target tersebut, pembangunan ekonomi wajib ditopang oleh SDM yang unggul, produktif, dan adaptif pada teknologi.

"Pembangunan ekonomi Indonesia memerlukan ekosistem industri yang menjadikan talenta sebagai inti pembangunan," tegas Purbaya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index