Saham EMAS dan BBCA Ramai Diborong Asing Ketika IHSG Naik 2,82 Persen

Senin, 22 Juni 2026 | 11:35:32 WIB
Ilustrasi Saham, Sumber: pegadaian.

JAKARTA - Selama pekan perdagangan 15-19 Juni 2026, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp904,1 miliar. Walau begitu, sejumlah saham tertentu justru banyak dikoleksi oleh investor luar negeri dengan nilai transaksi yang signifikan.

Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) memimpin akumulasi beli bersih atau net buy asing tertinggi pekan lalu dengan nilai Rp3,47 triliun. Lonjakan ini dipicu oleh transaksi bernilai besar dari investor asing sebesar Rp3,7 triliun di pasar negosiasi.

Di posisi berikutnya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan net buy dari investor asing senilai Rp915 miliar. Selain itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turut menjadi incaran dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp327,2 miliar.

Beberapa emiten lain yang juga masuk ke dalam target investasi asing ialah PT Intiland Development Tbk (DILD) dengan net buy Rp127,2 miliar serta PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp94,2 miliar.

Berikut ini daftar 10 saham yang mencatat nilai net buy asing tertinggi sepanjang periode 15-19 Juni 2026:

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Rp3,47 triliun

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp915 miliar

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp327,2 miliar

PT Intiland Development Tbk (DILD): Rp127,2 miliar

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp94,2 miliar

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM): Rp74,4 miliar

PT Timah Tbk (TINS): Rp70,3 miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp65,3 miliar

PT Mayora Indah Tbk (MYOR): Rp55,6 miliar

PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO): Rp50 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menorehkan rapor positif sepanjang pekan perdagangan 15-19 Juni 2026. IHSG terpantau menguat 2,82% secara mingguan ke level 6.177,14, naik dari posisi pekan sebelumnya di level 6.007,66.

Nilai kapitalisasi pasar di bursa domestik pun ikut terangkat sebesar 2,51% menjadi Rp10.788 triliun dari Rp10.524 triliun pada pekan lalu. Meski demikian, rata-rata nilai transaksi harian terkoreksi tipis 1,02% menjadi Rp24,81 triliun, dan rata-rata frekuensi transaksi harian menyusut 10,33% ke angka 2,24 juta kali transaksi.

Di kawasan Asia Tenggara, pertumbuhan IHSG sebesar 2,82% menempatkan pasar saham Indonesia di peringkat ketiga terbaik, berada tepat di bawah Filipina yang melonjak 3,81% serta Singapura yang meningkat 3,32%.

Terkini