JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi merosot pada perdagangan saham Selasa, (7/7/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham hari ini?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,69 persen, tetapi masih disertai dengan aksi jual asing Rp 163 miliar pada perdagangan saham Senin, 6 Juli 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BMRI, MAPI, AMMN, BREN dan TLKM.
"IHSG potensi terkoreksi wajar hari ini," ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, secara teknikal, IHSG mulai menunjukkan sinyal positif setelah mencatatkan minor breakout dari garis tren turun dan berhasil bertahan di atas EMA10 (5.868), yang mengindikasikan tekanan jual mulai mereda. Meski demikian, tren utama masih bearish karena indeks masih berada di bawah EMA20 (5.960) dan EMA50 (6.358) serta bergerak dalam downtrend channel. RSI (14) naik ke 45,20, mencerminkan perbaikan momentum meski belum memasuki zona bullish.
“Selama IHSG mampu bertahan di atas 5.900–5.916, peluang technical rebound masih terbuka menuju 5.960 dan 6.045–6.107,” demikian seperti dikutip dari riset Kiwoom Sekuritas Indonesia.
Sebaliknya, jika kembali turun di bawah 5.900, indeks berisiko menguji support 5.882–5.800, kemudian 5.744 (gap area).
"Konfirmasi kenaikan tetap memerlukan peningkatan volume transaksi dan berlanjutnya akumulasi investor asing,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).
Berikut trading idea hari ini dari BNI Sekuritas:
ICBP Spec Buy dengan area beli di 6.900-6.925, cutloss di bawah 6.875. Target dekat di 7.000-7.075.
UNTR Spec Buy dengan area beli di 23.775-23.800, cutloss di bawah 23.750. Target dekat di 24.000-24.250.
TPIA Spec Buy dengan area beli di 1.860-1.885, cutloss di bawah 1.855. Target dekat di 1.910-1.920.
TLKM Spec Buy dengan area beli di 2.460-2.480, cutloss di bawah 2.450. Target dekat di 2.500-2.540.
ITMG Spec Buy dengan area beli di 22.575-22.625, cutloss di bawah 22.550. Target dekat di 22.725-22.775.
ADRO Spec Buy dengan area beli di 2.270-2.300, cutloss di bawah 2.250. Target dekat di 2.330-2.360.
Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham.
Sebelumnya, laju IHSG berbalik arah menghijau pada penutupan perdagangan saham Senin, (6/7/2026). Kenaikan IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham menghijau dan transaksi harian saham di bawah Rp 10 triliun.
Mengutip data RTI, IHSG ditutup menguat 0,69 persen menjadi 5.916,07. Indeks saham LQ45 melompat 0,46 persen menjadi 584,48. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 5.935,68 dan terendah 5.857,35. Sebanyak 386 saham menguat sehingga angkat IHSG. 242 saham melemah dan 155 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham mencapai 1.630.565 kali dengan volume perdagangan saham 19,8 miliar saham. Namun, transaksi perdagangan saham tidak terlalu ramai karena transaksi harian saham hanya Rp 9,4 triliun.
Sementara itu, posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah masih perkasa. Tercatat dolar AS menyentuh 17.990.
Dari 11 sektor saham, dua sektor saham melemah yakni sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,03 persen dan sektor saham infrastruktur tergelincir 0,05 persen.
Sektor saham consumer siklikal menanjak 1,26 persen, sektor saham energi dan teknologi masing-masing menguat 0,92 persen. Sektor saham transportasi bertambah 0,68 persen.
Selain itu, sektor saham basic menanjak 0,51 persen, sektor saham industri bertambah 0,30 persen, sektor saham kesehatan menanjak 0,40 persen. Lalu sektor saham keuangan menguat 0,54 persen, sektor saham properti mendaki 0,56 persen.