Pemerintah Tingkatkan Penagihan Pajak Serta Menjamin Tidak Ada Kenaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:00:09 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (FOTO: NET)

JAKARTA - Menteri Keuangan dari sumbernya mengungkapkan kalau Pemerintah bakal lebih aktif dalam mengumpulkan penerimaan negara lewat pajak.

Strategi ini diungkap dari sumbernya karena tahun 2025 lalu hanya ada dua kantor wilayah (kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mampu memenuhi target penerimaan.

dari sumbernya menjelaskan kalau tahun lalu pertumbuhan pajak memang negatif karena adanya perlambatan ekonomi.

Sedangkan tahun ini berbeda, di mana pertumbuhan pajak tumbuh 24 persen.

"2025 kan kalau dilihat pertumbuhan pajaknya juga negatif, negatif berapa persen gitu. Sekarang kan sudah tumbuh 24 persen, sudah beda environment-nya," katanya di Istana Kepresidenan, dikutip Minggu (2/8/2026).

Selain adanya faktor melambatnya ekonomi, dari sumbernya menilai kalau saat itu pegawai Pajak belum bekerja terlalu serius.

Untuk saat ini dirinya memastikan pegawai DJP bakal memaksimalkan kinerja lantaran ekonomi sudah lumayan bagus.

"Kalau sekarang sudah lebih serius dan ekonominya kan sudah lumayan bagus pertumbuhannya. Kami sudah tumbuh 24 persen dari pengumpulan pajak, jadi harusnya sih tahun ini bagus," lanjutnya.

Untuk strategi penerimaan pajak, dari sumbernya mengaku bakal lebih aktif.

Namun dirinya memastikan pegawai Pajak tidak melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari TNI AD seperti yang ramai beberapa waktu belakangan.

dari sumbernya menegaskan kalau informasi keterlibatan Babinsa dalam mengumpulkan pajak tidaklah akurat.

Untuk sekarang mereka bakal aktif sesuai mekanisme, khususnya pengumpulan pajak lewat Coretax.

"Enggak, kami enggak pakai Babinsa. Jadi itu pernyataannya ga akurat. Kami biasa orang-orang Pajak yang ngumpulin. Terus lebih aktif, iya. Jadi gini, software-nya kan sudah cukup bagus, Coretax. Yang jelas kebocoran atau kekurangan pajak atau manipulasi bisa dihilangkan semaksimal mungkin," beber dia.

Tak cuma itu, dari sumbernya juga bakal lebih aktif dalam mengawasi tempat-tempat yang dicurigai tidak membayar pajak.

Ia mencontohkan perusahaan baja China yang sempat disidak beberapa waktu lalu.

Kemudian dari sumbernya juga mengandalkan laporan dari masyarakat terkait kepatuhan wajib pajak.

Tapi dirinya memastikan tidak menaikkan tarif pajak maupun mencari-cari kesalahan para WP.

Tags

Terkini