JAKARTA - Indeks harga saham gabungan atau IHSG memiliki peluang untuk meneruskan tren penguatan pada sesi perdagangan hari Jumat. Pada penutupan perdagangan Kamis, indeks tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,01 persen menuju ke level 6.108,2.
Laju penguatan indeks tersebut ditopang oleh kembalinya aksi beli yang dilakukan investor asing dengan catatan net buy mencapai Rp 1,01 triliun pada sesi I. Fokus akumulasi beli ini terutama tertuju pada saham-saham perbankan besar seperti BMRI dan BBCA, serta saham sektor komoditas TINS.
Secara analisis teknikal, posisi IHSG saat ini terpantau masih mampu bertahan di atas garis MA5 dan MA20. Bersamaan dengan itu, indikator MACD juga mulai memperlihatkan adanya pelebaran pola positive slope yang menandakan momentum tren penguatan tetap aman.
"Dengan demikian, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area resistance 6.125–6.175 pada perdagangan Jumat," tulis analis dalam ulasan berkala.
Di sisi lain, proyeksi pasar memperkirakan pergerakan indeks memiliki kesempatan menguat dengan target menguji kisaran level 6.137 hingga 6.254. Para pelaku pasar juga disarankan untuk mencermati area koreksi terdekat yang diprediksi berada pada rentang 5.974 sampai 6.020.
Beberapa saham pilihan seperti INCO, INDY, ISAT, dan OASA dapat dicermati untuk keperluan aktivitas trading pada hari Jumat.